July 24, 2007, 4:38 pm
KRLmania 'Jalan-Jalan'

KRLmania.com,
Untuk memburu foto foto seputar dunia per-Kereta Rel Listrik-an, beberapa anggota Komunitas KRLMania sepakat untuk melakukan perjalanan kecil ke beberapa stasiun yang terletak di lintasan Kota Jatinegara via Pasar Senen. Perjalanan kami mulai dari titik kumpul di Stasiun Jakarta Kota.

Perjalanan dimulai dengan menumpang KRL menggunakan karcis dan abunemen yang biasa dipakai, karena Abunemen dan Karcis kami tertera : Jakarta, dan batas Jakarta untuk lintasan Bekasi adalah stasiun Klender.

KRL Ekonomi yang kondisinya kosong itu berangkat tepat pukul 10.45 menuju Stasiun Kramat (karena KRL Eko Jakarta - Bekasi sedang ada gangguan kita putuskan untuk menuju selatan dulu baru kembali ke Utara).

Beberapa meter selepas stasiun Kota, Kami sudah disuguhi pemandangan unik berupa perkampungan yang padat. Sesampai di Sta Kampung Bandan juga lumayan cukup terhibur dengan bentuk bangunannya yang mengingatkan kita pada stasiun stasiun di Jepang yang cukup rapi.

Stasiun berikutnya adalah Stasiun Rajawali yang unik, kemudian Stasiun Kemayoran yang cukup 'megah', lalu stasiun Pasar Senen yang ramai. Lalu Stasiun Kecil (pos perhentian) Gang Sentiong yang antik sampai Stasiun Kramat yang mulai berbenah.

Sesaat kami memburu foto-foto di Stasiun Kramat. Di sana ada pemandangan lain. Stasiun yang dulu peronnya masih rendah, sekarang sudah dimodifikasi tingginya agar selevel dengan bordes gerbong. Cuma sayangya panjang peron dan rangkaian 1 bading 2, sehingga tim KRLMania harus loncat dari gerbong 5 ke tanah karena tak kebagian peron.

Karena waktu yang belum menunjukkan jam makan siang, plus menu yang kurang cocok untuk kesehatan, acara wisata kuliner ke Soto Kaki Mencos, sepakat dibatalkan.

Setelah puas mengambil beberapa foto, kamipun menaiki KRL Ekonomi dari arah Bekasi dan turun di stasiun Gang Sentiong.Sama dengan saat kita 'landing' di Stasiun Kramat, di sini kita juga harus loncat bak Spiderman mendarat di peron. Yang parahnya lagi, peron di sini memang rendah dari ujung ke ujung. Di stasiun ini selain peron yang belum standar juga kita temukan lonceng antik yang sekarang sudah berganti dengan alarm penunjuk kereta akan lewat. Alarm antik ini masih bisa kita temui di stasiun stasiun di lintasan rel Pantura mulai dari Cirebon sampai Surabaya.

Karena kebetulan perjalanan ini kami lakukan di penghujung waktu liburan sekolah, maka dengan terpaksa kami tidak menghampiri Stasiun Pasar Senen karena kepadatan pemudik dan arus balik yang cukup tinggi.

Hari mulai terik saat kami mengambil foto foto di stasiun Kemayoran. Stasiun yang cukup megah dengan 4 jalur ini sudah memiliki peron yang standar. Kalau dilihat sekilas lebar peron hampir sama dengan peron Stasiun Citayam, cuma memang tidak seriuh Stasiun Citayam. Musholla di stasiun ini pun terbilang cukup bersih dan rapi.

Selepas dari Stasiun Kemayoran Kami pun menuju ke stasiun Rajawali. Stasiun ini memiliki persimpangan 4 jalur. 2 jalur arah Kota - Jatinegara, dan 2 jalur lagi arah Tanjung Priok - Jatinegara. Stasiun yang hanya mempunyai shelter berukuran 3 x 4 meter di jalur ke arah Kota dan shleter 2 x 10 meter di jalur ke arah Bekasi.Stasiun inipun belum memiliki tinggi dan panjang peron yang standar.

Karena saat itu kebetulan sedang ada gangguan perjalanan KRL Ekonomi Jakarta - Bekasi, jadwal kereta pun menjadi berantakan sehingga menyebabkan kami cukup lama menunggu rangkaian ke arah Jakarta di Stasiun 'antik' ini. Petugas sempat mengumumkan bahwa kereta masih dalam perjalanan dari Cakung menuju Bekasi terlebih dahulu, baru kembali ke Jakarta.

Setelah berlama-lama menanti, akhirnya KRL yang ditunggu-tunggu pun tiba, walau telat beberapa jam dari jadwal seharusnya.

Perjalanan 'trekking' dan 'hunting' stasiun kecil lintas Kota - Jatinegara kami akhiri dengan ditemani beberapa piring nasi goreng dan beberapa mangkok soto di kedai Stasiun Kota tepat pukul 14.00.

Semua perjalanan tadi, kami lalui dengan menumpang KRL Ekonomi Jakarta - Bekasi yang saat ini tersedia hanya 4 rangkaian ulang - alik. Ternyata kami ketahui kemudian bahwa gangguan yang terjadi pada pagi hingga siang hari tadi disebabkan karena adanya seorang anak kecil yang tersengat listrik di atap gerbong KRL di daerah antara Stasiun Klender - Jatinegara.

(epf/nc/by/ant)



KRL Balik Sering Bermasalah
Artis 'Nyobain' KRL
KRL yang 'Nyungsep' di Peron Empat Stasiun Kota
'Eksebisionis' Apes
Holec Mogok di Cawang








tempat curhat dan info seputar KRL di krl-mania@yahoogroups.com :  

© Hak Cipta ada pada redaksi krlmania.com, isi dilindungi Undang-Undang.
Diperbolehkan memperbanyak isi dan segala hal yang ada pada website ini tanpa persetujuan redaksi
dan dengan mencantumkan sumber berita krlmania.com