Catatan Roker Bekasi : KRL Ekonomi AC Tarifnya 6000 atau 5000 ?
Informasi mengenai peluncuran dan tarif KRL Ekonomi AC Bekasi-Kota kemarin agak telat saya ketahui.
Sebenarnya pagi itu saya ingin naik KRL AC Gambir 7.25, namun entah mengapa sampai saat itu pukul 07.30, KRLnya diinformasikan masih tertahan di Mampang.
Bingung memutuskan mau menunggu atau pindah KRL di tengah padatnya antrian calon penumpang KRL Bekasi di depan loket, saya menengok ke loket sebelah yang biasa menjual tiket KRL Ekonomi. Ada sedikit keramaian yang menyebut2 soal Ekonomi – AC, dan saya langsung tertarik.
Membaca pengumuman di kaca loket, disebutkan bahwa KRL ekonomi 7.42 mulai hari itu, 11 Februari 2008, KRL-nya digantikan dengan KRL Ekonomi AC dengan tariff 6000 rupiah, yang berhenti di semua stasiun dan pemberhentian.
Dalam hati cukup kaget dengan adanya KRL E-AC ini, tapi juga sedikit kecewa, ‘Kok mahal beneeerrr…?'.Tapi akhirnya saya beli juga.
Tapi ternyata setelah sampai kantor dan membaca sebuah offline message via 'Yahoo Messenger' di layar Komputer dari teman KRL mania yang isinya, ‘All, jangan lupa Senin tanggal 11 Februari KRL Eko AC dr Bgr dan Bekasi dah beroperasi, tarif 5000 utk Bekasi n 6000 utk Bgr, jadwalnya dapat dilihat di http://www.krlmania.com. Tks‘.
Koq infonya beda dengan yang terjadi di lapangan yah?. Sebenarnya berpa tarif KRL EKonomi AC Bekasi ini ?. 5000 atau 6000?.
Dulu saya juga pernah dimintakan pendapat mengenai tarif KRL E-AC Bekasi – Kota yang paling reliable berapa. Saya waktu itu bilang, “Yah sekitar 3000 – 5000 lah (maksimal). Tapi kalau bisa kurang dari 5000”
Masa tarif Bekasi – Kota sama dengan tariff Bogor – Kota?.
Saat naik KRL Ekonomi AC itu juga kemarin, selama perjalanan, KRL cukup penuh dengan penumpang yang berdiri dan lesehan, namun sepanjang perjalanan hingga saya turun (Bekasi-Senen) tidak ada petugas pemeriksa karcis yang lewat.
(Mey, Roker Bekasi)
|