KRLmania.com,
Beroperasinya KRL Ekonomi AC yang menggantikan jadwal KRL Ekonomi biasa ternyata tidak sepenuhnya disambut gembira oleh Roker Jabotabek.
Tarif KRL Ekonomi AC dinilai masih mahal, dibandingkan tarif KRL Ekonomi biasa. 'Sialnya', para para penumpang tidak diberikan pilhan lain karena jadwalnya telah 'dirampas' KRL Ekonomi AC ini.
'KRL Eco, keberangkatan jam 5.59 dari Bojonggede dihapus dan diganti dengan Eco AC dengan harga Rp. 6.000. Duh...apa pt ka tidak mikir...kita-kita lagi kelimpungan mengatur uang yang pas-pasan..karena harga sembako yang melambung tinggi....eh...malah seenaknya aja dihapus," ujar Santoso, salah seorang Roker Bojonggede.
Menurutnya, KRL Ekonomi 'biasa' yang dihapus dan dan diganti dengan KRL yang harganya 300% lebih mahal tersebut sangat merugikan dirinya, dan juga Roker lainnya.
"Apa tidak lebih baik KRL Eco AC menjadi 6.10, tapi KRL Eco yang biasa tetap ada. Kasian juga kereta yang jam sebelumnya jadi penuh sesak..kayak ikan asin...apalagi yang di atap sudah pindah ke dalem, Bukan ditambah gerbongnya malah ditumpukin gitu. Gimana sih para pejabat PT KA.....?????."