February 23, 2010, 9:27 am Catatan Redaksi : Berharap Layanan yang Lebih Baik
Kapan ya KRL akan berjalan dengan lancar tanpa gangguan, aman dan nyaman serta manusiawi ?. Apa keinginan tersebut begitu muluknya sehingga sulit untuk diwujudkan ?.
Beberapa hari terakhir ini kembali para Pengguna KRL didera beragam permasalahan di perjalanan saat menggunakan Kereta Listrik. Dari mulai KRL mogok, hingga gangguan persinyalan, dan ditambah pula kondisi cuaca yang 'kurang ramah' yang menyebabkan terjadinya banjir di beberapa jalur kereta.
PT KCJ dan PT KA selaku 'penguasa' KRL Jabodetabek harusnya bisa mengatasi semua permasalahan klasik tersebut kalau kordinasi antar mereka benar-benar berjalan dengan baik. Karena kalau Kita lihat, gangguan yang disebabkan karena rentannya kondisi sarana dan prasarana per-KRL-an. 'modusnya' sepertinya tidak berubah dari hari ke hari. Yang paling banyak menyebabkan gangguan perjalanan KRL adalah KRL mogok dan Gangguan persinyalan.
Alangkah indahnya jika kedua perusahaan 'sedarah' tersebut duduk bersama lebih intens lagi untuk mencari di mana akar permasalahan yang ada. Kalau masalah armada, kemungkinan akan bisa diatasi saat KRL baru nanti tiba dari Jepang, tapi tentu saja harus ada keinginan baik dari Pihak Operator KRL bahwa KRL yang baru daang tersebut akan ditujukan untuk mengganti KRL Ekonomi yang sering mogok.
Lalu bagaimana dengan kondisi persinyalan yang sangat rentan terhadap gangguan karena faktor alam dan sebab lainnya ?. PT KA harus segera mencari jalan keluar untuk mengatasi permasalahan ini. Mereka harus berani mengungkapkan kelemahan sistem persinyalan yang mereka miliki dan mengupayakan perbaikan dan terus berusaha menjaga agar persinyalannya menjadi lebih handal dan 'tahan banting'.
Sebagai Penumpang KRL, sebenarnya Kita tak terlalu muluk-muluk berharap. Cukup perjalanan KRL lancar dan sedikit nyaman saja sudah membuat Kami bersyukur dan berterimakasih. Karena dengan lancarnya KRL, Kami terhindar dari sanksi kantor karena masuk kerja terlambat, dan juga dapat berkumpul kembali bersama keluarga di sore harinya.